Rabu, 07 November 2012

Cara Menjelaskan Tanggapan Narasumber dalam Suatu Wawancara


                Kegiatan berwawancara adalah kegiatan menggali berbagai informasi. Misalnya, kita dapat mengetahui informasi program pemerintah melalui wawancara seorang reporter televise dengan penjabat Negara. Kegiatan memahami wawancara merupakan hal yang diperlukan agar kita bisa mengetahui perkembangan informasi.

                Setelah anda mempelajari cara merangkum isi wawancara sebelumnya, sekarang anda akan belajar menjelaskan isi wawancara dengan bahasa anda sendiri.
                Sebelum menjelaskan hasil wawancara, buatlah rangkuman agar tidak terlalu panjang dan poin-poinnya jelas. Jelaskan dengan siapa anda berwawancara, apa topik pembicaraannya, dan bagaimana hasilnya.
Untuk menjelaskannya, perhatikan hal-hal berikut!
1.       Bacalah hasil wawancara (rangkumannya) dengan jelas.
2.       Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3.       Jangan terlalu terburu-buru dalam menjelaskan agar poin-poin penting tidak terlewati.
4.       Jangan menambahkan pernyataan anda terhadap tanggapan narasumber tentang topik yang dibicarakan.
5.       Bersikaplah objektif saat menjelaskan hal-hal yang diperttanyakan kembali.
6.       Penjelasan yang diberikan harus runtut agar pemikiran juga menjadi runtut.
7.       Bila dalam rangkuman tidak terdapat contoh, maka pada penjelasan secara lisan sajikanlah contoh atau data sederhana (sesuai dengan penjelasan dari narasumber).
8.       Gunakanlah kalimat “Berdasarkan pendapat Bapak…” atau “Menurut pemikiran beliau/Ibu…”

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan di like.

Komentar, Saran dan Kritik sampaikan disini. komentar akan saya moderasi dulu sebelum di tampilkan. semua komentar akan saya aprove, kecuali komentar yg masuk SPAM dan Komentar Kasar. Terimakasih sudah berkunjung ke Blog saya.